Upaya Kesehatan saat ini tidak saja menitik beratkan pada pelayanan kesehatan di sarana-sarana pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, Pustu, Posyandu, Pusling dan lain sebagainya. Saat ini kalau kita hanya mengharapkan dari tempat pelayanan tersebut maka tujuan keterjangkauan pelayanan kesehatan tidak akan merata. Kita harus menumbuhkhan adanya kemandirian masyarakat untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan melalui Desa Siaga, Upaya Kesehatan Sekolah (UKS), dan Poskestren. Tentu saja pembentukan sarana -sarana pelayanan kesehatan tersebut tidak lepas dari pembinaan dan kontrol kita di Puskesmassebagai penanggungjawab wilayah pembangunan kesehatan.
Salah satu bentuk dukungan kami dari Puskesmas Bamban, baru-baru ini pada tanggal 29 Januari 2009 kami mengadakan suatu pelatihan dokter kecil dalam kerangka pembinaan program UKS. Pelatihan dokter kecil dilaksanakan dengan peserta dari 3 SDN yakni SDN Bagambir, Bamban Utara dan Bamban Selatan dengan total peserta 24 orang.
Pada kesempatan ini, saya sebagai pembicara pertama menyampaikan hal-hal yang berkenaan dengan UKS, antara lain :
- Apa itu profesi dokter dan kaitannya dengan peranan dokter kecil
- Kriteria sekolah sehat yang meliputi ada UKS dengan dokter kecil, Ruang pelayanan UKS dan peralatan kesehatan sederhana, WC/ Jamban, Tempat Sampah, Sarana Pembuangan Limbah, Warung sekolah, Tempat cuci Tangan, kebersihan lingkungan Sekolah.
- Teladan dokter kecil bagi rekan lainnya, memberikan pertolongan pertama pada kejadian sakit dan rujukan, serta pembatasan wewenang seperti hak pemberian terapi obat-obatan yang hanya boleh dilakukan oleh guru pembimbing UKS (ini hanya untuk obat ringan seperti Paracetamol; penahan sakit).
Karena hujan telah reda dan rekan lain sudah pada hadir maka saya mengahiri pemberian materi pada peserta pelatihan dokter kecil. Acara di lanjutkan oleh staf Puskesmas Bamban seperti jadwal pelatihan dokter kecil, sedangkan saya karena ada satu hal yang harus dikerjakan tidak bisa mengikuti pelatihan ini hingga selesai .
Daftar Materi Pelajaran Pelatihan Dokter Kecil (Tanggal 29 Januari 2009)
| No | Waktu | Materi | Narasumber |
|---|---|---|---|
| 1 | 08.45 – 09.00 Wita | Pembukaan | Panitia |
| 2 | 09.00 – 09.30 Wita | Program UKS dan Peranan Dokter Kecil di sekolah | dr. M Riduan |
| 3 | 09.30 – 10.00 Wita | Kesehatan Gigi dan Mulut | Barkiah |
| 4 | 10.00 – 10.30 Wita | Peranan Gizi bagi Pertumbuhan Anak | Hj. Raudah |
| 5 | 10.30 – 11.00 Wita | Imunisasi | Nuruh Wahdah |
| 6 | 11.00 – 11.30 Wita | P3K / P3P | Rusmilawati |
| 7 | 11.30 -12.00 Wita | Cuci Tangan pakai Sabun | A. Taberanie |
| 8 | 12.00 – 12.30 Wita | Doa Penutup | Panitia |
Demikianlah salah satu bentuk kepedulian dalam mendukung kemandirian upaya pelayanan kesehatan di sekolah. Dan tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada H. Yusriansyah selaku pengelola UKS PKM Bamban, Rusaidi Fahmi Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas Bamban dan Kepala Sekolah Dasar Bamban Selatan H. Wathani atas kesediannya memimjamkan ruangan laboratorium untuk pelaksanaan pelatihan ini. Juga terima kasih untuk yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah turut menyukseskan acara ini.
DIarsipkan di bawah: U K S | Ditandai: dokter kecil, mandiri, sekolah sehat, uks









@atok , kegiatan pelatihan dokter kecil sudah menjadi acara rutin dinkes kesehatan di kabupaten hulu sungai selatan. Karena hal itu kami di puskesmas bamban selalu mengupayalan yang terbaik untuk kegiatan pelatihan yang mengyukung kami dalam pelayanan kesehatan terkhusus di instansi seperti sekolah, dan kami juga selalu mengikutkan semua sekolah baik itu negeri maaupun swasta MIN
@royani, terima kasih atas sukungan moral dan maaf baru sekarang sempat menanggapi komentar situ
Kegiatan pelatihan dokter kecil di SD (Negeri/Swasta) termasuk di MI sangat penting dan mendasar. Karena itu pemerintah kota/kabupaten yang masih belum pernah memikirkan betapa pentingnya dukungan terhadap kegiatan pelatihan dokter kecil atau perawat kecil atau bidan kecil yang diselenggarakan oleh individu/kelompok/institusi pendidikan perlu mendapat dukungan, minimal dipermudah perijinannya untuk menyelenggarakan kegiatn-2 seperti ini .
umai lah bukan puskesmas bisa wayh ne main internet…
kd kaubar lagi basuntikan neh…
kekekekeke………..
suhunya pang ad dstu…..
huehuehuehuehuehuehuehuehu