Beberapa hari lagi kita akan berpisah dengan salah bulan suci yakni Bulan Rabiul Awal. Rekan-rekan di Puskesmas Bamban sedikit resah dengan situasi disini terasa ada yang kurang / hampa kata mereka. Ternyata mereka berkeinginan mengadakan peringatan maulidirrasul secara sederhana. dengan tujuan adanya satu suasana baru apabila mengadakan peringatan maulid tersebut.
Pada lokarya mini Puskesmas bulan ini pun dibicarakanlah kepanitian peringatan Maulidirrasul ini. Panitia inti saya serahkan kepada saudara Fathullah dan Nurul Wardah yang akan mengkoordinir segala kelengkapan untuk acara ini. Selain itu juga dibiacarakan masalah penceramah dan qori Al- Qur’an yang mau di saru untuk peringatan maulidirrasul itu nantinya dan setelah semua beres dinyatakan bahwa hari Senin tanggal 23 Maret 2009 jam 10.00 Wita bertempat di ruang depan puskesmas akan dilaksanakan aca bamuludan tersebut.
Pada hari Senin seperti yang telah di rencanakan akhirnya kami dapat juga melaksanakan acara maulidirrasul ini dengan penceramah Ustad muda Alamsyah dari Kandangan dengan qori Bapak Mulkani S. Ag juga dari Kandangan. Tepat pada jam 10.30 Wita acara dimulai dengan pembukaan oleh saudara Fathullah yang menyampaikan susunan acara dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Saudara Mulkani S.Ag dan selanjutnya kata sambutan dari saya selaku Kepala Puskesmas Bamban, seterusnya ceramah agama sekitar peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang di sampaikan oleh Ustad Muda Alamsyah .
Dalam ceramah yang di sampaikan beliau menekankan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah Rahmat bagi semua Makhluk Hidup di dunia. Karena Nabi Muhammad dapat mengeluarkan umat manusia dari jaman Jahiliyah (kegelapan) menuju jaman yang terang, bersinar. Kita juga diharapkan beliau dapat mencintai Tuhan dan Nabi Muhammad melebihi cinta pada mahluk lainnya. Ada beberapa alasan mengapa kita harus mencintai Rasulullah Muhammad SAW yaitu karena keelokkannya dan perangainya.
Setelah ceramah dilanjutkan dengan pembacaan maulud al Berjanzi yang dibawakan oleh qori-qori al berjanzi dari Puskesmas Bamban sendiri yakni Bapak Taberanie, H. Yusriansyah, Kustani, Fathullah, Mashudulhak, H. Supiani, dan kawan-kawan. Dan acara ini diakhiri dengan doa berjanzi dan haul jama serta sedikit resepsi hidang ala kadarnya nasi, lauk haruan dengan tempe dan sayur bening. Eseinsi dari acara ini dalam rangka ikut melestarikan tradisi bamuludan yang setiap tahun dilaksanakan di Kandangan dan Kalimantan Selatan pada umumnya.
Filed under: Berita Banua Ditandai: | berjanzi, kandangan, maulid Nabi Muhammad











hmmm ,,,ingat trus yaeehh ,maulid nabi ….
Bailang pulang nah. Lawas kada mailangi Puskesmas Bamban.
Jadi kagangan muludan di banua. Wayahapa bisa bulik? Marista banar diaku.
waah..luasnya puskesmasnya???hehehe..
oh ya kak..acara sunatan di tanuhi itu sekitar minggu terakhir bulan November tahun 08 kemarin…
dr. yang ikut kemarin dokter Bachri dan dr. Husairi…
anak FK yang punya blog??
tar kak.. tapi di blog ulun ,,link mereka ada beberapa..rata2 yang masih koass jua di Ulin..
Wahhhh……….khusuk ya acaranya. O, ya pak tanggal 12 diundang ke acara kopdar bulan april 2009 plus pertemuan dengan palinukan barabai plus peresmian warnet kami di jalan hanyar………..datang ya Pak!
Jangan lupa tahun 2010 hidangannya soto banjar wan lamang kandangan atau nasi ayam panggang appolo impor dari Parit Buntar Malaysia.
Wah.. Hebat acaranya. D sgt ngalih mandapati urang bamulutan. Mudah2an kita dapat mengambil hikmah dari maulid.. Amin