Demam Berdarah Dengue

Di saat musim hujan ini, tepatnya di bulan, Nopember, Desember, Januari dan Februari kejadian luar biasa demam berdarah berulang setiap tahunnya. Tidak pandang usia tua muda bahkan sampai bayi baru lahir bisa terserang demam berdarah, dan yang paling rentan adalah usia balita. Hal ini disebabkan anak-anak usia 0 sampai 4 tahun lebih banyak berada di dalam rumah di banding orang muda dan dewasa. Nyamuk Aedes Aegypti sebagai penyebar virus dengue melalui saliva sewaktu menggigit orang, aktivitas nyamuk jenis ini meningkat pada jam 08-00 sampai jam 12.oo wita.
Gejala Klinis Demam berdarah ; demam atau panas selama 3 sampai 5 hari dan biasanya tidak sembuh-sembuh dengan pengobatan biasa. Demam dengue ini diikuti gejala-gejala perdarahan, dikulit petekie (perdarahan dibawah kulit akibat pecahnya kapiler darah, mirip tusukan jarum atau gigitan serangga dan tidak akan hilang sewaktu kulit diregangkan), melalui hidung sebagai mimisan, perdarahan gusi, dan perdarahan saluran cerna ini akan kita ketahui apabila tinja penderita berwarna gelap kehitaman. Gejala penyerta lainnya ada nyeri kepala, badan terasa sakit di otot-otot tubuh, batuk pilek dan kadang-kadang juga timbul sebagai penyakit maag. Sangat tidak spesifik gambaran klinis penyakit ini dan sebagai pegangan untuk diagnosa ini adalah demam dan manifestasi perdarahan. Sedangkan dari literatur terbaru untuk mendeteksi penyakit ini telah ditemukan suatu metode pemeriksaan baru untuk penyakit virus ini.
Seperti telah disebutkan di atas penularan virus dengue diperantarai oleh nyamuk Ae. aegypti. Nyamuk ini perkembanganbiakan sangat cepat di saat sekarang di musim hujan. Banyaknya barang rongsokan seperti kaleng, botol, plastik terisi air hujan menjadi sarang nyamuk memicu perkembangbiakan itu. Ditambah lagi dengan perilaku masyarakat yang sembarangan membuang sampah non organik.
Nyamuk Ae. aegypti senang daerah yang teduh/terlindung dari sinar matahari langsung sesuai dengan karakter daerah kita yaitu banyak di naungi pohon kelapa. Maka bila kita berada di kebun kelapa dan digigit nyamuk, coba anda perhatikan nyamuknya berwarna hitam dengan bintik-bintik putih pada badan dan kakinya itu lah jenis nyamuk Aedes aegypti. Ini bisa gawat seandainya ada penderita demam berdarah di daerah itu maka akan cepat menyebarkan pada orang lain lagi. Didaerah Negara yang berpotensi sebagai sarang nyamuk adalah perahu (jukung). Di sini perlu diperhatikan adalah adanya genangan air di dalam perahu yang perlu sering dikuras untuk menghindari menetasnya telur myamuk terus menjadi nyamuk dewasa dan akan menggigit orang.
Penularan demam berdarah dapat terjadi pertama ada penderita demam berdarah dengue, kedua ada nyamuk dan terakhir terjadinya gigitan nyamuk pada seseorang sehat setelah sebelumnya nyamuk tersebut menggigit penderita Demam berdarah. Tanpa adanya salah satu dari tiga komponen tersebut maka kejadian luar biasa (wabah) Demam Berdarah Dengue dapat dielakkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: