Kecanduan Rokok

Perusahaan rokok terus berjaya, prakiraan Depkes RI menyebutkan terdapat sekitar 70 % penduduk Indonesia atau sekitar 141,44 juta adalah perokok aktif. Sungguh tragis nian nasifmu bangsa Indonesia sudah ditimpa krisis ekonomi, krisis kepemimpinan, krisis moral eh ditambah lagi dengan resiko jangka panjang dari asap rokok. Mulai sekarang lah kiranya kita galakkan kampayekan stop rokok.
Sekarang ini menurut WHO dari hasil survey di beberapa negara termasuk negara kita Indonesia di dapatkan angka 64,2 % pelajar SMP menjadi perokok pasif setelah tercemar asap rokok orang lain. Pada tahun 2001 di estimasi kerugian secara makro karena penyakit yang disebabkan rokok sekitar 54,1 trilyun, suatu angka yang fantastis bagi negara kita yang ditimpa krisis ekonomi secara berkepanjangan. Tidak tanggung depkes telah menyebutkan ada sekitar 1 milyar korban meninggal akibat asap rokok pada abad ke 21 ini, baik itu perokok aktif maupun perokok pasif. Lalu timbul pertanyaan kita mengapa kebiasaan merokok bisa terjadi. Dari referensi yang kita gali dari beberapa sumber ada beberapa faktor yang mendorong terjadi kecanduan rokok (kalau kita boleh menyebut) antara lain: faktor genetik, kepribadian, sosial, kejiwaan (psikodinamik), sensorimotorik, dan farmakologis. Beberapa teori menyebutkan orang merokok adalah kegiatan konfensasi dari kehilangan kenikmatan oral yang dini; akibat paparan zat nikotin (kandungan rokok) terjadi sentisasi di reseptor nikotinik pada SSP (Susunan Syaraf Pusat) menyebabkan kesensetifan reseptor nikotinik berkurang terhadap menyebab zat neuroreseptor lainnya, akibatnya tanpa zat nikotin seorang pencandu rokok merasa tidak bergairah, tidak bisa berpikir logis dan macam-macamlah. Orang tersebut baru akan berperilaku normal saat merokok karena adanya paparan zat nikotin yang merangsang reseptor nikotikinik di SSP. Demikian dulu sekelumit hal tentang rokok semoga bermanfaat bagi kita semua. Nanti akan bersambung dengan upaya kampaye mengurangi rokok dan terapi bagi kecanduan rokok…

Satu Tanggapan

  1. Wah, kena sentil nih saya oleh pak dokter….mudahan kedepan bisa berhenti mrokok,,,minimal mulai mengurangi dulu…..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: