Bulan Februari, ingat – ingat Vitamin A

Bulan Februari sudah identik dengan bulan Vitamin A bagi seluruh insan pekerja kesehatan se antero nusantara baik itu di kota maupun ke pelosok pedesaan sekalipun. Genderang bulan Vitamin A nyaring terdengar pada bulan ini dibanding bulan Agustus karena berbarengan dengan agenda tujuhbelasan.  Ada beberapa alasan mengapa di Indonesia di laksanakan pemberian Vitamin A bagi bayi 6 bulan sampai 5 tahun serta tak ketinggalan pula bagi ibu nifas ( menyusui bayi hingga usia 42 hari).

  1. Sebelum program pemberian Vitamin A dilaksanakan,  masih kita temukan anak-anak dan orang dewasa dengan gangguan penglihatan bahkan dengan kebutaan.
  2. Pola perilaku konsumsi anak-anak  berubah. Susah makan dan lebih menyenangi makanan berupa snack, permen, coklat, es cream dan lain-lain  dibanding makanan empat sehat lima sempurna berupa nasi, lauk, sayuran, buah plus susu.
  3. Tingkat kemakmuran masyarakat belum merata sehingga pasokan kebutuhan gizi juga cenderung rendah dikalangan masyarakat miskin.
  4. Masih banyak ditemukan kasus bayi dengan berat lahir rendah (BB = 2,5 kg) karena penyakit infeksi maupun kekurangan gizi pada ibu yang sedang hamil.
  5. Kecenderungan tingkat penularan penyakit infeksi masih tinggi sehingga anak-anak sering sakit, lalu dapat menyebabkan kekurangan vitamin A ( kadar retinol darah < 20 mg).

Kekurangan vitamin A berakibat gangguan metabolisme pembentukan jaringan tanduk pada kulit permukaan tubuh manusia. Pada anak-anak yang sering kali terserang jaringan tanduk pada selaput bening mata, diawali dengan gangguan  penglihatanya seperti rabun senja, selanjutnya bila tidak  segera mendapatkan Vitamin A, akan timbul bercak putih pada selaput mata terakhir berakibat kebutaan. Perlu diingatkan bahwa kebutaan akibat kekurangan Vitamin A ini tidak bisa disembuhkan kembali walaupun di operasi. Selain itu kekurangan Vitamin A pada anak dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga rentan terserang penyakit infeksi seperti ISPA, Campak dan diare. Dan bila hal ini tidak ditangani sebagaimana mestinya dapat berakibat fatal hingga kematian.

Untuk mencegah terjadinya kekurangan vitamin A pada anak-anak dilaksanakan pemberian Kapsul Vitamin A setiap 6 bulan sekali, yakni bulan Februari ini dan bulan Agustus setiap tahunnya. Ada 2 bentuk kapsul vitamin A yang dibedakan dari warna.

  • Warna biru dengan dosis 100.000 UI Vit. A di peruntukkan bagi bayi usia 6-11 bulan.
  • Warna merah dengan dosis 200.000 UI Vit. A  diberikan untuk anak-anak usia 12 -59 bulan

Lalu timbul pertanyaan kita, dimana kita mendapatkannya ? Vitamin A dosis tinggi baik warna biru maupun merah tidak ada diperjualbelian secara bebas di pasaran. Kapsul Vitamin A bisa kita peroleh secara gratis di Posyandu atau  Puskesmas pada bulan Februari dan Agustus .

10 Tanggapan

  1. To @dheedy mohon maaf saya tidak punya data yang dimaksud
    T0 @erlya > untuk anak kurang dari 1 tahun dosis yang dipakai adalah 1.000 iu atau kapsul biru. Bila berlebihan memang bisa menyebabkan keadaan hiper vitamin A, karena bahan ini larut dalam lemak sehingga dapat menyebabkan efek toksik pada tubuh, seperti pandangan kabur, nyeri atau pembengkakan tulang, kurang nafsu makan, peruban kesadaran, kejang, peningkatan tekanan intrakranial, iritabilitas. Namun begitu gejala ini baru terjadi bila pemberiaan ini berlangsung lama atau mendapat vitamin A dosis sangat tinggi dalam satu kali pemberian. Gejala lainnya berupa mual dan muntah serta terdapat suatu kelainan kulit

  2. Bagaimana kalau anak saya yang berusia 10 bulan terlanjur diberikan kapsul vitamin A warna merah?
    Ada pengaruh untuk kedepannya tidak?
    Terimakasih..

  3. anak saya sekarang berumur 4 bln 2 mgg bulan April dia sudah berumur 6 bulan sementara pembagian vit A bulan februari dan augustus?apakah saya boleh kepuskesmas terdekat meminta vit A???DAN APAKAH MASIH ADA PERSEdiaan?thanx

  4. Vitamin A berlebihan menurut saya tidak memberikan efek yang membahayakan, karena biasanya daya serap diusus tergantung ketersedian vitamin di dalam tubuh. Dengan kata lain ambang serap vitamin seper sekian (maaf saya belum menemukan nilai treshold absopsi vit A ini)

  5. Bagaimana kalo vit a warna merah terlanjur diberikan pada bayi usia 10 bulan?

  6. @suharmono
    jelas upaya yang bapak lakukan udah benar, karena sudah ada keinginan untuk berhenti tinggal motivasi dari keluarga dan teman dilingkungan. Ada baiknya bapa jangan-jangan dekat dengan benda yang namanya rokok serta untuk menghindari efek withdrawl (ketagihan) memang perlu obat-obatan seperti bupropin dan nikotin replasment terapi (NRT) (maaf kalau salah tulis) yang hingga sekarang belum saya ketahui info peredarannya ditempat kita… capek deh!
    @ iis, terima kasih atas kritik dan sarannya. Ini jadi bahan kami untuk berbenah diri dalam penyedian kapsul vitamin yang tidak hanya akan menyediakan kapsul ini diposyandu tapi juga ada cadangan dipuskesmas agar kejadi yang ibu alami tidak terjadi lagi. Untuk pemberian yang tertunda masih boleh, karena kegunaan vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata dan kulit

  7. huhuhu…udah mama kerja…masak nongkrongin jadwal posyandu mulu… makanya ke puskesmas aja niatan dapet kapsul vitamin A… eh nunggu lama d puskesmas ama baby dari pagi but begitu dah giliran periksa ama bidan puskesmasnya d bilangin klo kapsul dah d drop d masing2 posyandu…payah banget si, masa d puskesmas g dapet, mana giliran d posyandu yang sebulan sekali dah lewat….(pertanggal 7)… gimana ne????

  8. Trims infonya, Pak Dokter…

    Pas banar, anak ulun umur 7 bulan berarti kaina dapat jua lah vitamin A. Nah, lakasi ai ke Puskesmas Sungai Raya..

  9. Waaah posting yang menarik🙂 Anak saya baru berumur 45 hari….kapan ya pak imunisasi buat bayi? bisa minta jadwal imunisasi buat bayi nggak pak….biar nggak telat ke puskesmasnya.

  10. Datang kesekolah-sekolah kah jw pa…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: