Untuk negeriku, Disiplin Kerja diterapkan

Saat pertama aku menginjakkan kaki di Puskesmas Bamban tahun 2005, hal pertama yang kulakukan adalah berupaya untuk mengenal seluruh staf Puskesmas. Tak lupa karena langsung sebagai pimpinan puskesmas akupun mulai mempelajari seluk- beluk wilayah kerja Puskesmas Bamban yang meliputi empat desa yakni Bamban, Bamban Utara, Bamban Selatan dan Kayu Abang dengan total penduduknya sekitar 6 ribu jiwa. Sebagai pegawai yang baru diangkat sebagai CPNS, aku mengikuti saja segala hal berlaku di Puskesmas Bamban ini. Apakah itu mengenai jam mulai masuk kerja maupun jam pulang kerja. Aku masuk kerja jam 08.00  dan pulang jam 12.00 .

Data kehadiran staf Puskesmas Bamban

No              Waktu                  Jumlah Staf                                    Keterangan 

  1.       o8.00                    2 s/d 5 orang                                 Hadir
  2.       09.00                    20 – 27 0orang                             Hadir
  3.       10.00                     1 – 4 orang                                     Telat Datang
  4.        12.oo                     seluruh staf                                   Pulang

Begitulah gambaran kehadiran staf Puskesmas setiap harinya. Akupun tidak bisa bertindak apa-apa karena masih baru dan belum mengenal watak dari masing-masing pegawai yang ada, namun paling penting adalah aku masih belum berpengalaman dalam memimpin sekitar 32 orang staf.

Dengan gambaran kehadiran staf yang demikian, sering terdengar keluhan masyarakat tentang pelayan kesehatan di Puskesmas Bamban seperti pelayanan yang lamban, petugas tidak mau melayani karena bukan tugas bahkan pernah  dilaporkan oleh tim KIP3  dan akhirnya berimplikasi pada jumlah kunjungan pasien yang kurang karena kecewa akan pelayanan yang diperoleh di Puskesmas Bamban.

Sekali waktu, ada rombongan PKK Kab. HSS berkunjung ke Puskesmas Bamban siang jam 13.00  yang kecewa mendapatkan pintu Puskesmas telah ditutup istilahnya pimpinan dan seluruh stafnya telah pulang sebelum jam kerja usai. Aku juga mendengar bahwa rombongan itu menyambangi rumah dinas dokter yang aku tempati dan tidak bertemu dengan saya sebagai pimpinan,  tentu saja bertambah kecewanlah mereka, tapi yang paling malu adalah Kabid Yankes Dinkes Kab. Hulu Sungai Selatan drg. Erni. Aku pun juga sangat malu karena telah mengecewakan Dinkes Kab. HSS.

Setelah peristiwa itu, akupun melalui Lokakarya Mini Puskesmas memutuskan dilaksanakan sistem piket untuk seluruh staf Puskesmas dalam pengertian jam pulang tetap jam 12 tapi sebagian lagi harus bertahan di Puskesmas hingga jam kerja usai. Secara bertahap disiplin kerja ditingkatkan sampai akhirnya pada bulan Juli 2007 dengan menyurati seluruh staf Puskesmas dan bidan di desa untuk melaksanakan disiplin kerja menyeluruh berupa apel pagi jam 08.00 dan apel siang jam 14.00. Moment untuk melaksanakan disiplin ini memang bertepatan dengan adanya teguran dari Bawasda tentang disiplin kerja pegawai karena tidak melaksanakan apel pagi dan siang. Dan juga aku pikir inilah saat yang paling tepat untuk menerapkan disiplin kerja sebagaimaman mestinya.

Disiplin kerja baik waktu masuk  dan pulang tetap berlangsung hingga sekarang, lalu secara perlahan namun pasti kunjungan pasien ke Puskesmas Bamban terus meningkat.

Tabel Kunjungan Pasien di Puskemas Bamban

No          Bulan                       Tahun                              Jumlah Kunjungan

  1.    Januari                   2007                                    396    
  2.    Februari                 2007                                   443
  3.    Maret                      2007                                    361
  4.     April                       2007                                   352     
  5.     Mei                          2007                                   285
  6.    Juni                         2007                                    320
  7.    Juli                          2007                                    361  
  8.    Agustus                  2007                                   383
  9.     September           2007                                   522
  10.     Oktober                 2007                                  308
  11.     Nopember            2007                                  462
  12.     Desember             2007                                  299
  13.    Januari                   2008                                   388
  14.    Februari                 2008                                   435
  15.    Maret                      2008                                   397
  16.     April                       2008                                   598
  17.     Mei                          2008                                  491
  18.    Juni                          2008                                   591
  19.    Juli                           2008                                   603
  20.    Agustus                  2008                                   617
  21.     September           2008                                    552
  22.     Oktober                 2008                                   434
  23.     Nopember           2008                                    562
  24.     Desember            2008                                    500

Aku sadar apa yang telah dicapai ini tidak seperti membalik telapak tangan dan bukan hasil usaha dan buah pikiranku sendiri tapi juga dari sumbangsih pikiran dan dukungan moral dari beberapa staf senior yang peduli peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dan yang terpenting lagi telah timbul kesadaran moral diantara staf Puskesmas akan amanah memberikan pelayanan dan nilai halal/tidaknya  gaji yang diterima bila bekerja tidak sebagaimana mestinya (sering tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas).

Sampai saat ini aku tidak berbangga karena mempertahankan disiplin ternyata lebih sulit lagi karena ada beberapa puskesmas lain di Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini yang belum melaksanakan disiplin kerja sebagaimana mestinya. Kadang karena idealismeku ini ada staf yang tidak suka gaya kepemimpinannku ini yang sedikit otoriter. Kadang aku berpikir untuk apa kulakukan ini, apa sudah benar dan tepat sementara ditempat lain masih tidak melaksanakan apel pagi dan siang , namun aku tetap bersikukuh mempertahankan  disiplin kerja sampai saat ini karena ingin memberikan kepastian waktu serta kualitas pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Ringkasnya aku cuma ingin mengutamakan  kepentingan masyarakat banyak di atas kepentingan pribadi dan golongan. Semoga saja upaya yang telah kulakukan memberi manfaat bagi negeriku tercinta ini amien.

5 Tanggapan

  1. Memang it kenyataan, susah sih. Salut dgn idealisme pa dokter.

  2. Bagus itu berarti kita sudah mulai mendisiplinkan diri untuk maju

  3. assalamualaikum senior sejawatku… yups,..sebagai seorang pimpinan drmurid harus memberikan panutan untuk rekan kerja.. saya juga harus belajar banyak tentang arti sedetik waktu

  4. Hebat pa dr. ya…terus semangat ya pa..jd bangga bs mengenal pa drmurid

  5. kredibilitas memang harusnya dimulai dari pimpinan dan itu perlu perjuangan yg tdk sebentar…terus bjuang bro, salut!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: